BENGKULU - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Bengkulu bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bengkulu menggelar lomba mewarnai dan lomba tari bagi anak-anak Raudhatul Athfal (RA), Kamis (6/8), di Gedung Serba Guna (GSG) Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Kegiatan yang merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut diikuti 300 peserta lomba mewarnai dan 12 grup lomba tari dari berbagai RA di Kota Bengkulu.
Ketua KPID Provinsi Bengkulu, Tedi Cahyono, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang yang positif bagi anak-anak melalui aktivitas edukatif, kreatif, dan bernilai kebangsaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan semangat cinta Tanah Air sejak usia dini. Anak-anak tidak hanya diajak berkreasi melalui seni dan mewarnai, tetapi juga merasakan kegembiraan dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Tedi.
Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan HUT RI yang diselenggarakan KPID Bengkulu masih akan berlanjut dengan Jalan Sehat Anak RA Merah Putih yang akan digelar di Sport Center Kota Bengkulu pada 8 Agustus 2026.
“Kami menargetkan sekitar 2.000 peserta yang terdiri dari anak-anak RA, guru, dan orang tua akan mengikuti jalan sehat tersebut. Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme sejak dini,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bengkulu, Nopian Gustari, mengapresiasi kolaborasi yang dibangun KPID Bengkulu dalam menghadirkan kegiatan positif bagi anak-anak RA.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada KPID Bengkulu yang telah menggandeng Kementerian Agama dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Ajang seperti ini tidak hanya menjadi wadah mengembangkan kreativitas anak, tetapi juga membentuk karakter, rasa percaya diri, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak usia dini,” katanya.
Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bengkulu, Nelly Alesa, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas instansi dalam memberikan ruang kreativitas bagi anak merupakan langkah yang patut diapresiasi.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa pembinaan generasi muda dapat dilakukan melalui pendekatan yang menyenangkan. Kami berharap anak-anak tidak hanya tumbuh menjadi pribadi yang kreatif, tetapi juga menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu memanfaatkan media secara positif di era digital,” ujar Nelly.
Melalui kolaborasi antara KPID Bengkulu, Kementerian Agama Kota Bengkulu, dan Pemerintah Provinsi Bengkulu, rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 diharapkan menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme, kreativitas, serta kebersamaan kepada generasi penerus bangsa sejak usia dini.
Gandeng Kemenag, KPID Bengkulu Gelar Lonba HUT RI
BENGKULU - Bank Bengkulu bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu dan BPJS Ketenagakerjaan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang perlindungan sosial berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi 1.000 atlet Provinsi Bengkulu.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu yang dalam kesempatan itu diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bengkulu mewakili Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Direktur Utama Bank Bengkulu Iswahyudi, Ketua KONI Provinsi Bengkulu Teuku Zulkarnain, serta perwakilan BPJS Ketenagakerjaan.
Direktur Utama Bank Bengkulu, Iswahyudi, mengatakan bahwa kerja sama ini menjadi langkah nyata dalam memberikan jaminan perlindungan sosial kepada insan olahraga di Provinsi Bengkulu.
“Setelah adanya penandatanganan MoU ini, ke depan para atlet beserta perangkat keolahragaan dapat memperoleh perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan. Dengan premi sebesar Rp16.500, para atlet, official, pelatih, hingga perangkat olahraga lainnya akan mendapatkan jaminan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Iswahyudi.
Ia berharap, kehadiran program ini mampu memberikan rasa aman bagi atlet. Sehingga mereka yang membawa nama harum Bengkulu dapat lebih fokus dalam berlatih maupun bertanding tanpa khawatir risiko kecelakaan kerja maupun musibah lainnya. Olahraga
Menurutnya, Bank Bengkulu tidak hanya berperan sebagai lembaga keuangan daerah, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam mendukung pembangunan di berbagai sektor, termasuk sektor olahraga.
“Bank Bengkulu berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis
dalam pembangunan daerah, termasuk dalam mendukung sektor olahraga serta meningkatkan kesejahteraan para atlet melalui berbagai program yang memberikan manfaat nyata,” tutupnya.
Sinergi antara Pemerintah Provinsi Bengkulu, Bank Bengkulu, KONI, dan BPJS Ketenagakerjaan tentang perlindungan sosial bagi para atlet ini diharapkan menjadi ekosistem olahraga di Bengkulu yang sehat dan semakin kuat.
